Bawaslu Selayar Edukasi Siswa SMKN 3 Tolak Politik Uang dan Jadilah Pemilih Cerdas
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Selayar, Herawaty Mufid, S.H., hadir langsung sebagai pemateri. Ia menegaskan pentingnya peran pemilih pemula dalam mengawal kualitas demokrasi agar tetap jujur dan berintegritas.
"Sebagai pemilih pemula, jadilah pemilih yang cerdas. Pilih calon yang bisa membawa perubahan lebih baik dan jangan pernah mau menerima sogokan atau politik uang," tegas Herawaty di hadapan para siswa.
Herawaty juga mengingatkan bahwa pelajar yang memasuki usia 17 tahun dan memiliki KTP telah dilindungi undang-undang untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2029 mendatang. Oleh karena itu, pola pikir kritis generasi muda sangat dibutuhkan agar tidak tergiur keuntungan sesaat yang merugikan kepentingan bangsa.
Kegiatan berlangsung interaktif saat masuk sesi diskusi. Salah satu siswa SMKN 3 Selayar dengan tegas menyatakan akan menolak secara langsung jika ada pasangan calon yang menawarkan uang demi meraih suara. Menurut siswa tersebut, politik uang merupakan tindakan melanggar aturan yang tidak dapat dibenarkan.
Sikap tegas itu mendapat apresiasi langsung dari Herawaty. Ia berharap komitmen menolak politik uang ini terus dijaga para siswa sebagai bentuk integritas diri.
Melalui program ini, Bawaslu Kepulauan Selayar berharap para pelajar tidak sekadar menjadi pemilih yang bijak di TPS, tetapi juga aktif mengambil peran sebagai pengawas partisipatif di lingkungan masyarakat.

Post a Comment